Rabu, 13 Maret 2013

Program Pembelajaran di TK/RA


RA/ TK saat ini merupakan ujung tombak pendidikan Indonesia. Dalam prakteknya, RA/TK telah menjadi tumpuan pertama, harapan pertama orangtua agar putera-puteri mereka benar-benar siap mengikuti pembelajaran di SD/MI. Demikian pula SD/MI yang secara tidak sadar menimpakan beban terhadap RA/TK dengan memaksa anak melampaui tugas mereka.

Program pembelajaran di TK/RA pada dasarnya hanya meliputi dua bidang pengembangan, yaitu (1) pengembangan diri dan (2) pengembangan kemampuan dasar. 

1. Bidang Pengembangan Diri 
Bidang pengembangan diri merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus-menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak sehingga menjadi pola pengembangan diri yang baik. Bidang pengembangan diri meliputi aspek pengembangan moral dan nilai-nilai agama, serta pengembangan sosial, emosional, dan kemandirian. 
Dari aspek pengembangan moral dan nilai-nilai agama diharapkan akan meningkatkan ketaqwaan anak terhadap Tuhan yang Maha Esa dan membina sikap anak dalam rangka meletakkan dasar agar peserta didik menjadi warga negara yang baik. 
Aspek pengembangan sosial dan kemandirian dimaksudkan untuk membina anak agar dapat mengendalikan emosinya secara wajar dan dapat berinteraksi dengan sesamanya maupun dengan orang dewasa dengan baik serta dapat menolong dirinya sendiri dalam rangka kecakapan hidup. Bidang pengembangan diri dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. 
a. Kegiatan rutin adalah kegiatan yang dilakukan di TK/RA setiap hari, misalnya berbaris, berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, menyanyi lagu-lagu yang dapat membangkiTK/RAan motivasi diri, lagu-lagu religius, berjabat tangan, dan mengucapkan salam baik kepada sesama anak maupun kepada guru, dan mengembalikan mainan pada tempatnya. 
 b. Kegiatan spontan adalah kegiatan yang dilakukan secara spontan, misalnya meminta tolong dengan baik, menawarkan bantuan dengan baik, memberi ucapan selamat kepada teman yang mencapai prestasi baik, dan menjenguk teman yang sakit. 
c. Pemberian teladan adalah kegiatan yang dilakukan dengan memberi teladan/contoh yang baik kepada anak, misalnya: memungut sampah yang dijumpai di lingkungan TK/RA, mengucapkan salam bila bertemu dengan orang lain, rapi dalam berpakaian, hadir di TK/RA tepat waktu, santun dalam bertutur kata, dan tersenyum ketika berjumpa dengan siapapun. d. Kegiatan terprogram adalah kegiatan yang diprogram dalam kegiatan pembelajaran (perencanaan semester, satuan kegiatan mingguan dan satuan kegiatan harian) di TK/RA, misalnya: makan bersama, menggosok gigi, menjaga kebersihan lingkungan, dan lain-lain. ( ditinjau kembali ---- merujuk pada pedoman pembiasaan) 

 2. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar 
 Bidang pengembangan kemampuan dasar merupakan kegiatan yang dipersiapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas anak sesuai dengan tahap perkembangannya yaitu berbahasa kognitif, fisik /motorik, dan seni. 
a. Berbahasa Pengembangan kemampuan berbahasa bertujuan agar peserta didik mampu mengungkapkan pikiran melalui bahasa yang sederhana secara tepat, berkomunikasi secara efektif, dan membangkiTK/RAan minat anak untuk berbahasa yang baik dan benar. 
b. Kognitif Pengembangan kemampuan kognitif bertujuan agar anak mampu mengolah perolehan belajarnya, menemukan bermacam-macam alternatif pemecahan masalah, mengembangkan kemampuan logika matematika, pengetahuan ruang dan waktu, kemampuan memilah dan mengelompokkan, dan persiapan pengembangan kemampuan berfikir teliti. 
c. Fisik/motorik Pengembangan fisik / motorik bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih gerakan kasar dan halus, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan tubuh dan koordinasi, serta meningkatkan keterampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang sehat, kuat, dan terampil. d. Seni Pengembangan seni bertujuan agar anak dapat menciptakan sesuatu berdasarkan hasil imajinasinya dan dapat menghargai hasil kreativitas orang lain. 

 Pengembangan kemampuan dasar diprogramkan dalam perencanaan semester, perencanaan mingguan dalam bentuk satuan kegiatan mingguan (SKM) dan perencanaan harian dalam bentuk satuan kegiatan harian (SKH) yang dilaksanakan dalam pembelajaran sehari-hari di TK/RA.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar